Binaural Beats Terapi Gelombang Otak

Terapi gelombang otak dapat merubah kehidupan seseorang menjadi lebih baik. Sekarang ini banyak dari para ilmuan berpendapat bahwa Binaural beats, monaural beats dan nada isochronic dapat mempengaruhi frekuensi gelombang otak untuk "meniru" kegiatan neurologis yang berhubungan dengan daerah-daerah pada otak seperti kejernihan mental yang meningkat, relaksasi, peningkatan kualitas tidur dan kemampuan memori dalam mimpi dan masih banyak lagi.

Binaural beats dapat digunakan untuk meniru frekuensi gelombang otak Anda dengan sedemikian rupa sehingga jika Anda mengalami kesulitan yang berkelanjutan dengan konsentrasi Anda, Anda dapat mendengarkan binaural beats ini dalam gelombang otak alpha yang berfrekuensi antara (8 - 12Hz), terkait dengan kondisi santai, kreativitas dan konsentrasi yang tinggi dan  juga kemampuan untuk meningkatkan kefokusan terhadap sebuah masalah.

Pengawasan akademik dan ilmiah yang serius dari teknik terapi gelombang otak mulai lepas landas pada tahun 1970, ketika ada artikel di sebuah jurnal ilmiah mengemukakan bahwa frekuensi gelombang otak dapat disinkronkan dengan cara sedemikian rupa sehingga kondisi mental tertentu dapat menirukan pola kegiatan neurologis.

Robert Monroe (1915-1995), seorang eksekutif dengan latar belakang media teknologi, menjadi tertarik dengan hal ini dan menciptakan sebuah fasilitas penelitian untuk menyelidiki sinkronisasi gelombang otak secara lebih mendalam. Penelitian ini akhirnya memberikan kesimpulan bahwa kondisi itu sebenarnya dapat terjadi pada saat adanya pola suara tertentu, ketukan dapat mempengaruhi frekuensi gelombang otak yang pada gilirannya dapat meniru aktivitas neurologis yang berhubungan dengan relaksasi, peningkatan  kualitas tidur, konsentrasi kreativitas yang tinggi dan lain sebagainya.

Karya Monroe ini mendapatkan hak patennya. Karyanya ini dirancang sedemikian rupa dengan cara yang ramah, nyaman bagi pengguna, sehingga teknologi dasar pertama dari metode binaural beats ini diperkenalkan kepada publik.

Tentu saja metode ini telah diperkenalkan sejak saat itu, tetapi binaural beats, monaural dan nada isochronic mulai digunakan pada saat pertama kali muncul dalam bentuk aslinya dari penelitian Institut Monroe.

 

Binaural beats melibatkan dua frekuensi suara yang berbeda, masing-masing dipakai dalam setiap telinga melalui headphone. Otak akan mendeteksi atau mengenali perbedaan antara dua frekuensi tersebut, dan gelombang otak inilah yang digunakan untuk menciptakan keadaan neurologis yang diperlukan untuk menginduksi perasaan relaksasi, kewaspadaan atau  frekuensi gelombang otak tertentu.

Binaural Beats bekerja dengan cara berikut: jika frekuensi 300Hz dipakai ke telinga kanan dan nada dari frekuensi 310Hz dipakai ke telinga kiri, maka otak kemudian mendeteksi perbandingan antara nada dan beat subsonik sehingga muncul gelombang 10Hz yang diprogam didalam otak. Frekuensi 10Hz ini berada dalam kisaran alfa, yang berhubungan dengan konsentrasi tinggi, kewaspadaan, kreativitas dan masih banyak manfaat yang lainnya lagi.

Ada juga frekuensi gelombang otak lainnya yang dapat dibuat menggunakan Binaural beats, yaitu beta, delta, theta dan gamma, yang meniru pola neurologis yang dapat mengatur kualitas tidur, menghilangkan stres dan daerah-daerah lainnya.

Harap diperhatikan bagi siapa saja yang sedang dalam perawatan dokter seperti menggunakan alat pacu jantung, atau yang memiliki penyakit epilepsi, ataupun yang sedang hamil, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter kesehatan medis yang sudah profesional sebelum menggunakan terapi gelombang otak.

  Share