Manfaat Terapi Gelombang Otak/Brainwave Entrainment

Selama berabad-abad, terapi gelombang otak  telah dikaitkan dengan sejumlah manfaat. Gelombang otak yang biasa di gunakan untuk terapi ini di kelompokkan menjadi 5 jenis, yaitu frekwensi Delta, Theta, Alpha, Beta, dan Gamma. Masing-masing frekwensi memiliki efek fisiologis yang berbeda dan mencapai hasil yang berbeda. Masing-masing frekwensi mempunyai kekuatan tertentu untuk memicu keadaan pikiran Anda untuk mendapatkan hasil yang spesifik.

Kisaran gelombang Delta 1-4 Hz; frekuensi ini dapat membantu dalam meningkatkan tidur nyenyak. Delta juga memainkan peran besar dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh untuk memfasilitasi penyembuhan alami.

Gelombang Theta memiliki frekuensi yang berkisar dari 4-8 Hz. Frekwensi ini berfungsi untuk relaksasi dan meningkatkan daya ingat/memori. Frekuensi ini merupakan frekwensi terbaik untuk bermeditasi. Bahkan para penulis, penemu, seniman, musisi, dalam menciptakan karyanya menggunakan gelombang Theta ini untuk bisa fokus dalam berkarya. (namum secara umum bagi kita, kondisi fokus adalah ketika kita dalam level Alpha atau Low Beta).

Gelombang Alpha sudah bertahun-tahun menjadi frekuensi yang paling populer digunakan untuk Brainwave Entrainment (Musik Terapi Gelombang Otak). Alpha memiliki kemampuan untuk meningkatkan relaksasi ringan serta pemikiran positif dan  sering dimanfaatkan untuk peningkatan 'super learning ability'.

Gelombang Beta memiliki frekuensi 12-16 Hz berfungsi membantu dalam meningkatkan keadaan standar kewaspadaan. Standar gelombang otak kita dalam menghadapi aktivitas sehari-hari adalah pada gelombang ini.

Terahir adalah gelombang Gamma (16-100 hz).  Gamma adalah Gelombang Otak (Brainwave) yang terjadi pada saat seseorang mengalami aktivitas mental yang sangat tinggi, misalnya sedang berada di arena pertandingan, perebutan kejuaraan, tampil dimuka umum, sangat panik, dan ketakutan.

Manfaat gelombang otak entrainment telah diperdebatkan oleh banyak para ahli,  dan setelah menjalani penelitian yang panjang, efek-efek sebagai sebagaimana saya sebutkan dibawah telah diidentifikasi.

Pertama, terapi gelombang otak membantu dalam meditasi dengan penggunaan frekuensi rendah seperti Delta, Theta dan Alpha . gelombang rendah ini memicu rasa relaksasi yang pada akhirnya memungkinkan meditasi yang tidak terganggu.

Sebagaimana pengamatan dan penelitian, setelah serangkaian pemakaian audio terapi gelombang otak, kemampuan otak dalam belajar mengalami peningkatan. Selain itu, riset menunjukkan bahwa anak-anak biasanya dalam tahap Theta dengan sendirinya dapat memberikan penjelasan yang rinci setingkat kemampuan mereka, mampu belajar dengan cepat dan mudah ingat apa yang telah dipelajarinya. Sebagaimana penelitin dan pengamatan tadi, kita (orang dewasa) dapat mengambil keuntungan dari  gelombang Alpha dan Theta untuk mempelajari hal-hal baru dengan lebih cepat, tidak menguras waktu dan pikiran.

Dalam dunia sekarang ini, biaya hidup yang tinggi telah membuat kita menjadi penting  untuk bekerja ekstra keras. Penelitian telah menunjukkan bahwa penggunaan gelombang Theta selama setengah jam dapat membantu Anda untuk rileks dan menyegarkan tubuh. Ini berarti bahwa satu jam menggunakan musik terapi gelombang otak dapat setara dengan delapan jam tidur yang dapat menyebabkan produktivitas yang lebih dan fokus di tempat kerja.

Brainwave entrainment juga dapat meningkatkan kekuatan fisik, penyembuhan emosional dan mental. Sebagai fakta, para ahli medis menggunakan frekuensi yang berbeda untuk membantu pasien yang menderita stress, depresi, defisit gangguan perhatian/hiperaktif/ADHD/ADD, pecandu narkoba, alkohol, perokok, autisme/autis, insomnia dan lainnya. Terapi ini juga efektif untuk penyembuhan dan menjaga tubuh tepap fit, mengobati sakit kepala, migrain, mengobati penyakit kronis, dal lainnya. Terapi ini juga efektif mengatasi masalah-masalah mental seperti grogi, minder, cemas, takut, tidak percaya diri, pemalu dan lainnya.

Laporan lain-lain juga telah dibuat tentang keuntungan dari terapi gelombang otak dengan ulasan dari banyak pengguna yang menyatakan bahwa terapi ini dapat membantu dalam meningkatkan dorongan seks. Penelitian menunjukkan bahwa relaksasi, meditasi, dan merasa diri lebih baik memastikan fungsi tubuh normal.

  Share