Deep Sleep

Mengatasi masalah dan gangguan tidur, mengatasi Insomnia, menjadikan tidur lebih nyenyak/lelap dan berkwalitas. Menjadikan tubuh tetap fit, bersemangat dan bertenaga sepanjang hari.

 

Keterangan:

Tutup mata dan matikan lampu. Dalam beberapa menit otak Anda akan terasa di pijat. Frekwensi Gelombang Delta yang sejuk, di padu dengan musik Deep Sleep yang begitu dalam, dan juga dengan pesan-pesan subliminal (yang di dengar otak bawah sadar Anda) merupakan musik yang lembut dan penuh dengan kekuatan. Ketika sel otak Anda berdengung dalam frekwensi Gelombang Delta, Anda mulai merasa melayang-layang. Kecemasan dan kehawatiran hilang, menjadikan Anda tertidur dengan lelap, lebih nyenyak dan tentunya, jika Anda tidur lebih berkwalitas akan sangat membantu tubuh dan otak Anda berpenampilan labih optimal dan lebih baik lagi.

Tidur bagi manusia merupakan bentuk kegiatan yang sangat penting, karena tidur mengendalikan irama kehidupan kita sehari-hari. Jika kita kurang tidur atau mengalami gangguan dalam tidur, maka hari-hari kita akan menjadi lambat dan kurang bergairah. Sebaliknya tidur yang cukup dan berkualitas akan membantu kita memiliki energi dan gairah dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Setiap manusia menghabiskan seperempat sampai sepertiga dari kehidupannya untuk tidur. Menurut penelitian, hampir setiap manusia pernah mengalami masalah tidur. Satu dari tiga orang dilaporkan mengalami gangguan tidur dan satu dari sembilan orang memiliki masalah tidur yang cukup serius. Karena beberapa masalah tidur dapat diatasi oleh individu yang bersangkutan dan yang lain memerlukan bantuan dokter, maka diagnosis diri menjadi sangat penting.

Dalam buku Applications in Self-Management (Brian T. Yates, 1986) memberikan daftar untuk mendiagnosis masalah tidur. Anda mungkin memiliki masalah tidur jika beberapa dari hal-hal berikut terjadi pada Anda:

  1. Anda merasa lelah tak berdaya dan tertekan pada waktu pagi hari ketika bangun tidur atau malam hari ketika menjelang tidur.

  2. Anda memiliki lingkaran gelap dan membengkak di sekitar mata Anda.

  3. Anda jatuh tertidur di tempat pesta atau setelah jamuan makan malam di rumah orang.

  4. Anda kurang aktif dan memiliki sedikit hubungan sosial.

  5. Anda merasa seperti kehilangan fokus perhatian yang membuat Anda tidak dapat merespon rangsangan dari luar dan membuat Anda sensitif terhadap hal lainnya.

  6. Anda sangat sensitif terhadap rangsangan internal seperti sakit perut (maag) atau kejang-kejang.

  7. Anda sering tidak dapat tidur, tidur tidak nyenyak ataupun bangun terlalu dini.

  8. Anda takut menghadapi malam hari karena Anda susah tidur.

  9. Anda mudah tersinggung atas hal-hal kecil atau tidak penting.

  10. Anda mengkonsumsi obat-obat tidur dalam beberapa bulan terakhir.

  11. Anda sering menggunakan rokok, alkohol atau obat-obatan untuk menenangkan diri dan membantu Anda untuk tidur.

  12. Anda kecanduan obat-obatan, terutama yang mengandung zat penenang.

Jika ada salah satu dari sejumlah daftar tersebut terjadi pada Anda, maka dapat dipastikan Anda telah mengalami masalah tidur. Beberapa masalah tidur antara lain: insomnia, narcolepsy, hypersomnia, dan apnea. Namun sebelum membahas lebih jauh mengenai masalah-masalah dalam tidur, ada baiknya kita memahami apa sebenarnya tidur itu.

Pembentukan Sel

Tidur adalah proses yang amat diperlukan oleh manusia untuk terjadinya pembentukan sel-sel tubuh yang baru, perbaikan sel-sel tubuh yang rusak (natural healing mechanism), memberi waktu organ tubuh untuk beristirahat maupun untuk menjaga keseimbangan metabolisme dan biokimiawi tubuh. Hal penting yang terjadi pada saat kita tidur adalah menurunnya frekuensi Gelombang Otak (Brainwave).

Jadi dengan memahami proses penurunan frekuensi Gelombang Otak (Brainwave), kita dapat melihat bahwa tidur memiliki beberapa tahapan,(baca 5 tahapan tidur disini!) mulai dari kondisi relaksasi (gelombang alpha), tidur dengan mimpi (adanya REM – Rapid Eye Movement) atau dalam kondisi kreatif yaitu gelombang theta, dan tidur lelap tanpa mimpi pada frekuensi gelombang Delta.

Jika kita dapat mengatur frekuensi Gelombang Otak (Brainwave) kita sehingga dengan mudah untuk masuk  sampai pada taraf gelombang Delta, kita tidak memerlukan waktu tidur yang panjang, kita tidak memerlukan banyak tidur.

Berikut adalah sejumlah kekeliruan pandangan tentang tidur:

  • Kita membutuhkan sedikitnya delapan jam tidur setiap malam.

  • Setiap jumlah jam tidur yang terlewat harus digantikan agar kita dapat kembali ke kondisi normal.

  • Obat tidur dapat membantu kita untuk tidur.

  • Minum minuman beralkohol sebelum istirahat dapat membantu kita untuk tidur.

  • Jika kita tidak bisa tidur, atau kita berbicara ataupun berjalan ketika tidur berarti kita memiliki masalah tidur yang cukup serius.

  • Jika kita tidur, kita selalu bermimpi atau selalu tidur nyenyak.

  • Jika kita susah tidur, tetap berbaring di tempat tidur sampai kita tertidur.

  • Beberapa orang tidur tanpa bergerak sepanjang malam.

  • Orang yang tidur siang adalah orang yang malas.

  • Masalah tidur akan hilang dengan sendirinya jika kita mengabaikannya.

  • Masalah tidur bukan masalah serius.

Berikut adalah penjelasan berbagai jenis masalah tidur. Masing-masing masalah ini berbeda cara penanganannya. Kadang-kadang beberapa masalah memerlukan penanganan dokter ahli jiwa (psikiater).

Insomnia

Insomnia adalah suatu gangguan tidur yang dialami oleh penderita dengan gejala-gejala selalu merasa letih dan lelah sepanjang hari dan secara terus menerus (lebih dari sepuluh hari) mengalami kesulitan untuk tidur atau selalu terbangun di tengah malam dan tidak dapat kembali tidur. Seringkali penderita terbangun lebih cepat dari yang diinginkannya dan tidak dapat kembali tidur. Ada tiga jenis gangguan insomnia, yaitu: susah tidur (sleep onset insomnia), selalu terbangun di tengah malam (sleep maintenance insomnia), dan selalu bangun jauh lebih cepat dari yang diinginkan (early awakening insomnia). Cukup banyak orang yang mengalami satu dari ketiga jenis gangguan tidur ini. Dalam penelitian dilaporkan bahwa di Amerika Serikat sekitar 15 persen dari total populasi mengalami gangguan insomnia yang cukup serius.

Gangguan tidur insomnia merupakan gangguan yang belum serius jika Anda alami kurang dari sepuluh hari. Untuk mengatasi gangguan ini kita dapat menggunakan teknik-teknik relaksasi dan pemrograman bawah sadar. Yang penting kita harus dapat menjaga keseimbangan frekuensi Gelombang Otak (Brainwave) agar sesering mungkin berada dalam kondisi relaks dan meditatif sehingga ketika kita harus tidur kita tidak mengalami kesulitan untuk menurunkan Gelombang Otak (Brainwave) ke frekuensi Delta.

Narcolepsy

Narcolepsy adalah gangguan tidur yang diakibatkan oleh gangguan psikologis. Penyakit ini berbeda dengan insomnia yang terjadi secara terus menerus. Justru penderita narcolepsy ini terkena serangan secara mendadak pada saat yang tidak tepat, seperti sedang memimpin rapat – biasanya terjadi serangan pada kondisi emosi yang tegang seperti: marah, takut atau jatuh cinta.

Serangan narcolepsy dapat melumpuhkan seseorang dalam beberapa menit ketika dia masih sadar dan secara tiba-tiba membawanya ke alam mimpi.

Jika Anda mengalami narcolepsi, Anda bisa menggunakan frekwensi gelombang otak Schumann Resonance, 7.83 Hz (lihat keterangannya pada list audio dibawah).

Hypersomnia

Gangguan ini adalah kebalikan dari insomnia. Seringkali penderita dianggap memiliki gangguan jiwa atau malas. Para penderita hypersomnia membutuhkan waktu tidur yang sangat banyak dari ukuran normal. Meskipun penderita tidur melebihi ukuran normal, namun mereka selalu merasa letih dan lesu sepanjang hari. Namun gangguan ini tidaklah terlalu serius dan dapat diatasi sendiri oleh penderita dengan menerapkan prinsip-prinsip manajemen diri.

Hypersomnia dikarenakan Anda tidak nyenyak ketika tidur, walaupun Anda tidur panjang. Kebanyakan seseorang yang mengalami Hypersomnia mengalami mimpi yang aneh-aneh dan ketika terbangun tubuhnya terasa lemas atau dadanya berdebar-debar. Anda bisa menggunakan salah satu atau beberapa audio pada list dibawah.

Apnea

Apnea merupakan salah satu gangguan tidur yang cukup serius. Lebih dari 5 juta penduduk Amerika Serikat mengalami gangguan ini. Faktor risiko terkena gangguan ini antara lain: kelebihan berat badan (overweight), usia paruh baya terutama pada wanita, atau usia lanjut (lansia) yang pernah mengalami ketergantungan obat. Apnea adalah penyakit yang disebut juga ”to fall asleep at the wheel” karena sering dialami ketika penderita sedang mengemudikan mobil. Apnea terjadi karena fluktuasi atau irama yang tidak teratur dari denyut jantung dan tekanan darah. Ketika terserang, penderita seketika merasa mengantuk dan jatuh tertidur. Penderita apnea mengalami kesulitan bernafas bahkan berhenti bernafas pada saat tidur ketika terserang gangguan ini (dalam bahasa Jawa disebut ”tindihan”). Fluktuasi denyut jantung dan tekanan darah yang tinggi dapat menyebabkan kematian seketika pada penderita.

Apnea juga terjadi karena gangguan pada gelombang otak. Seseorang yang menderita apnea tampaknya tidak mengalami tahapan-tahapan tidur yaitu mulai dari low beta, alpha,  dan ahirnya teertidur. Jika Anda mengalami masalah Apnea ini saya sarankan untuk mendengarkan audio Schumann Resonance, 7.83 Hz, agar proses tidur Anda terjadi secara alami.

Perilaku Menyimpang

Gangguan tidur lainnya seperti berbicara, menggertakkan gigi merupakan gangguan tidur yang tidak berbahaya. Gangguan berbicara dalam tidur hanya akan mengganggu teman sekamarnya. Sedangkan menggertak gigi dapat merusak email gigi. Penyakit menggertak gigi ini disebut dengan bruxism.

Termasuk gangguan tidur adalah Sleepwalking/berjalan saat tertidur. Hal ini tidak bebahaya. Namun berbahaya jika berjalan dalam tidur menemui obyek yang berbahaya (benda tajam, api, dll) atau terjatuh.

Sleepwalking dan berbicara saat tidur terjadi karena pada saat tidur sistem syaraf pusat masih terhubung pada anggota tubuh. Seharusnya, saat kita bermimpi, maka otak bawah sadar memutus sistem saraf pusat agar tidak terhubung pada anggota tubuh untuk mencegah kita dari memerankan mimpi kita yang tidak sengaja bisa merugikan diri kita sendiri.

Perilaku menyimpang waktu tidur bisa diperbaiki dengan Terapi Gelombang Otak Sleep Induction. Silakan baca keterangannya pada list dibawah.

Dengan mengetahui dan memahami berbagai jenis gangguan atau penyakit tidur kita dapat mengambil langkah yang diperlukan. Sepanjang masih bisa diatasi sendiri dengan teknik-teknik manajemen diri (relaksasi dan pemrograman bawah sadar, meditasi, dan pola hidup yang sehat dan seimbang), maka kita sebenarnya dapat menjadi bagian dari solusi masalah yang kita hadapi. Untuk gangguan atau penyakit yang serius seperti narcolepsy maupun apnea, kita harus berkonsultasi dengan dokter ahli, karena mengabaikan gangguan tersebut dapat berakibat fatal (mematikan) bagi penderita.

DVD Musik Terapi Gelombang Otak Deep Sleep ini dibuat untuk memaksimalkan kualitas tidur Anda dan menyelesaikan masalah gangguan tidur yang Anda alami. Musik Terapi Gelombang Otak (Brainwave) sudah sangat terbukti berhasil untuk penderita insomnia dan masalah tidur lainnya. Dengan mendengarkan DVD Musik Terapi Gelombang Otak Deep Sleep ini setiap akan tidur, maka tidur Anda akan lebih nyenyak. Ketika Anda bangun, badan Anda akan terasa sangat segar, pikiran tenang dan santai. Anda bisa menjalani hari dengan penuh semangat dan tubuh yang sehat.

Detail Produk:

Nama Produk: Deep Sleep

Ukuran Keseluruhan: 1,94 GB Format MP3 dan WAV + Ebook dan Brosur petunjuk penggunaan dan keterangan isi produk.

Dalam DVD ini berisi Terapi Gelombang Otak (Brainwave) Deep Sleep:

  1. Mental Training for Insomniacs-Mengatasi sulit tidur dan Insomnia. Format MP3 45,7 MB dan WAV 201 MB, Durasi 20 Menit. Stimulasi Gelombang Otak frekwensi Delta. Dengarkan sesi ini untuk melatih otak mengikuti rhitme suara terapi ini, menjadikan Anda mudah tidur dan mengatasi masalah insomnia atau masalah lain dalam tidur Anda. Dengarkan terapi ini di tempat yang tenang, di tempat yang nyaman, bebas dari gangguan, duduk di kursi atau sambil berbaring. Ketika Anda telah memulai terapi ini, tutup mata dan rasakan kenyamanan.

  2. Schumann Resonance, 7.83 Hz. Format MP3 91,5 MB dan WAV 403 MB, Durasi 40 Menit. Frekwensi ini sangat bagus untuk mengatasi masalah tidur yang disebabkan oleh overactive/terlalu aktif atau banyak urusan. Schumann Resonance dihasilkan oleh getaran alam semesta. Frekuensi gelombang ini adalah 7,83 hertz. Manusia yang mampu menghasilkan gelombang ini konon mempunyai kemampuan supranatural, seperti Extrasensory Perception (ESP), telepati, Clairvoyance (bentuk dari ESP), dan kemampuan supranatural lainnya. Salah satu contoh manusia yang otaknya mampu menghasilkan gelombang ini adalah anak indigo (anak yang menunjukkan perilaku lebih dewasa dibandingkan usianya dan memiliki kemampuan intuisi yang sangat tinggi).

  3. Sleep Induction (Dissociative). Format MP3 114 MB dan WAV 504 MB, Durasi 50 Menit. Sesi ini untuk mengatasi masalah tidur dikarenakan banyak pikiran, gelisah, atau sulit untuk rileks. Dengarkan sesi ini ketika mulai tidur, untuk membantu otak Anda memasuki tidur nyenyak. Sesi ini harus didengarkan di tempat yang sunyi, nyaman, bebas dari gangguan. Begitu Anda memulai sesi ini, tutuplah mata dan rasakan kedamaian.

  4. Mental Training for Insomniacs-Mengatasi sulit tidur dan Insomnia.  Format MP3 114 MB dan WAV 504 MB, Durasi 50 Menit. Sesi ini di kususkan untuk mengatasi masalah sulit tidur di karenakan merasakan nyeri di kepala menjelang tidur.

Harus di ketahui, metode ini adalah terapi bukan obat yang bisa terasa hasilnya satu kali pakai namun ada efek samping yang lebih berbahaya. Karena terapi, maka harus memerlukan proses untuk sembuh.

Terapi ini bukan bermaksud menjadikan Anda tertidur seketika saat mendengarkan terapi ini, gunakan terapi ini beberapa hari (sehari 1 atau dua kali, waktu terbaik adalah menjelang tidur), dan rasakan hasilnya, Anda akan mudah tertidur dan masalah tidur dan insomnia Anda teratasi.Terapi ini bisa dilakukan dengan atau tanpa headphone, jika Anda berada di tempat yang ada suara mengganggu pakailah headphone.

Harga Rp 190.000,- (belum termasuk ongkos kirim)

Pesan Sekarang

Baca : Artikel tentang Tidur dan Permasalahannya

Baca : Testimoni dari para pengguna Terapi Deep Sleep